Pontianak,- Penancapan tiang beton Fakultas Kedokteran Untan, dilaksanakan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, kemarin. Hingga lima tahun ke depan, pembentukkan fakultas tersebut bakal menelan biaya Rp 75 miliar. Kabupaten/kota diimbau untuk ikut menyumbang Rp15 miliar per tahun.
Gubernur Kalbar Usman Ja’far mengatakan rincian pembiayaan tersebut termasuk biaya dosen dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sebesar Rp 20 miliar. “Ditambah Rp 20 miliar untuk biaya peralatan seperti laboratorium, perpustakaan dan lain-lain, serta Rp 35 miliar untuk biaya pembangunannya,” katanya.
Untuk itu, dia mengharapkan semua kabupaten/kota dapat mendukung terselenggaranya Fakultas Kedokteran tersebut dengan menganggarkan dalam APBD masing-masing. “Tolong legislatifnya diingatkan,” selorohnya.
Dia mengharapkan dengan terbentuknya Fakultas Kedokteran Untan dapat mencetak dokter yang bukan sekadar melaksanakan tugas profesinya, tetapi juga dapat menjadi peneliti.
Dikesempatan itu, Gubernur menuturkan adanya kerjasama antar Untan dengan UI terkait pendirian FK di Kalbar, diharapkan bermanfaat untuk mempersiapkan SDM dibidang Kesehatan, dan dalam kurun waktu 6 tahun kedepan Kalbar sudah mampu mempersiapkan kader profesional dibidang kedokteran yang nantinya dapat bekerja serta di tempatkan di seluruh wilayah Kalbar termasuk di daerah terpencil.
Selain itu berdirinya FK di Kalbar merupakan salah satu kebijakan strategis Pemda Kalbar yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalbar serta merupakan keinginan bersama. Tak hanya itu, FK Untan diharapkan dapat menjawab permasalahan kesehatan di Kalbar.
Dekan Fakultas Kedokteran UI, DR dr Minaldi Sorimin menambahkan FK Untan harus mampu mencetak tiga produk yakni dokter, produk kedokteran dan industri kedokteran. “Selain mencetak para dokter, disiplin ilmunya harus diterapkan dengan mengedepankan rasa kemanusiaan,” tambahnya. Hal ini sejalan dengan dunia kedokteran yang berkembang dalam hitungan waktu. Itu sebabnya, ruangan-ruangan yang akan dibangun dalam FK Untan tersebut merupakan ruangan-ruangan yang menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.
Dokter sebagai profesi yang dicetak FK Untan juga diharapkan dapat terbentuk dalam tiga golongan, yakni dokter praktisi, dokter periset dan dokter pendidik. “Dosen-dosen yang ada tidak selamanya diterbangkan dari UI, kedepannya kita akan bantu FK Untan juga dapat menyiptakan dokter-dokter pendidik,” jelasnya. Sebagai permulaan, puluhan mahasiswa kedokteran tersebut akan diajar oleh empat dosen tidak tetap dan dua dosen tetap.
Ketua Panitia Pembangunan Gedung dan Lingkungan Fakultas Kedokteran, Ir Nyoman Sudana kepada Pontianak Post menjelaskan kompleks FK Untan terletak di Kampus Untan diatas tanah seluas 4,5 ha. “Rancangan bangunan ini melibatkan para arsitek di Kalbar, bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia Cabang Kalbar,” ungkapnya.
Selain itu, spirit dari bangunan berbentuk tripot selain membawa ciri khas Kalbar dari tiga etnis Melayu, Dayak dan China, menampilkan konsep Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan tiga pilar utamanya, yakni pendidikan , penelitian dan pengabdian masyarakat. “Namun tetap menonjolkan citra bangunan modern sebagai wujud dari ilmu kedokteran yang semakin maju,” katanya.
Akhir Desember mendatang akan diselesaikan gedung utama dan gedung administrasi serta penataan lingkungannya pada bagian depan dan sekitar gedung. “Diperkirakan biaya yang akan dibutuhkan sekitar Rp12 miliar,” ungkapnya. Usai pelaksanaan penacapan tiang pertama, para mahasiswa angkatan pertama FK Untan mengabadikan moment tersebut dengan foto bersama.(lev)


banyak yang ingin masuk ke fakultas kedokteran, tapi terhalang oleh biaya yang begitu tinggi. alhamdulillah saya telahir dari orang tua yang mampu sehingga saya dapat melunasi semua biaya persyaratan masuk perguruan tinggi UNTAN jurusan Kedokteran tersebut.
anak-anak tamatan SMA dari pontianak banyak yang pergi ke luar Kalimantan untuk melanjutkan kuliah. sebagian besar teman-teman saya beralasan bahwa fakultas disini kurang bermutu, tapi guru-guru SMA kami justru beranggapan semua perguruan tinggi dimana pun itu sama mutunya hanya sekarang yang menentukan baik atau tidaknya itu adalah anak itu sendiri. menurut saya itu pendapat benar. untuk itu saya mohon kepada pemerintah Kalbar untuk melengkapi berbagai macam lagi fakultas disini, agar Putra-putra daerah ini tetaplah menjadi putra kebanggaan KALBAR.
tak lupa saya GUSTAFIANZA mengucapkan terima kasih banyak kepada Fakultas Kedokteran UNTAN karena telah membuka pintunya untuk menerima saya belajar disitu.
kami anak bangsa ini akan selalu semangat mengejar pendidikan, karena kami berjanji akan memberikan yang terbaik kepada tanah kelahiran kami ini.
thank’s for attention
Kak dulu ad tes khusus dak msk FK. klu ad tes nya itu pelajaran apa???
Saya adalah mahasiswa fakultas kedokteran UNTAN dari Kabupaten Anambas yang diutus oleh daerah saya untuk melanjutkan kuliah di Universitas ini. Saya sangat bersyukur sekali karena sudah bisa menjadi perwakilan dari daerah saya.
Saya sangat banyak sekali kekurangan dalam bidang kesehatan, saya akan berusaha semaksimal mungkin agar saya bisa menjadi seorang dokter yang berkualitas. Saya juga mohon dukungan dari para dosen untuk memberikan pengajaran kepada saya agar saya lebih bisa memahami tentang ilmu kesehatan ini.
Saya juga mengucapkan kepada pemerintah Kabupaten Natuna yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk mewakili mahasiswa ikatan dinas yang kuliah di Universitas ini.
Saya akan berusaha menjadi seorang dokter yang berguna bagi daerah saya, keluarga saya dan bagi semua masyarakat yang membutuhkan kesehatan.
Doain saya y…..!!!!
yupz. Saya do’ain deh smoga anak2 daerah yang kul dsana bisa lu2s dkt predikat terbaik dan mengharumkan nama daerahnya. Yang paling penting semoga lulusan kedokteran UNTAN dapat membangun Kalimatan Barat menjadi lebih maju didunia Kesehatan dan memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar.
mau menanyakan bagaimana cara dan syarat menjadi dosen fakultas kedokteran untan pontianak ? mohon penjelasan
saya adalah pegawai negeri golongan III/C bekerja pada Rumah sakit Umum Daerah Sanggau Kalbar.
coba bapak buka aja website untan di bawah ini
http://www.untan.ac.id/
masuk fak. kedokteran Untan sejak 2008 ada tiga jalur, yaitu 1. jalur ikatan dinas dengan pemkab/pemkot (tk2), seleksinya bertahap dari tingkap sekolah, seleksi di kabupaten dan terakhir di Ptk (meski sama saja tetap bersaing dengan teman sedaerah), 2. SMPTN (SPMB), caranya sama dengan masuk PTN pada umumnya.. 3. Jalur mandiri berbakat,,, tes juga cuma yaa seperti UM (ujian masuk) pada umumnya.. untuk cara 2. dan 3. biaya sendiri, jalur yang no.1 mungkin tahun 2009 adalah tahun terakhir. Mudib (Mhs. dari Sgu)
boleh kah anak dari luar kalimantan melamar ke untan?
saya sudah tidak bisa ikut ujian spmb, apa boleh melalui jalur mandiri?
Berapa biaya nya?
Tolong dijawab ya…
Terimakasih…!
Maaf baru dibalas. Boleh2 saja. Setahu saya buat anak luar kalimantan juga tidak apa-apa. Asal memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh fakultas tersebut. coba buka web ny UNTAN http://www.untan.ac.id
lam nal kak,,
evy mw nny nie,,
kpn dibuka na pendaftaran mahasiswa baru d Untan?
tlG dibalaz y kak..
thx..
coba aja langsung cari info ny d web UNTAN yang ada di link blog saya..
saya mau tanya, apakah FK. UNTAN sudah melaksanakan Co.Ass bagi mhswanya atau belum? Dan apa akreditasi FK. UNTAN?
Ass
Mohon infonya tentang sarat msk kedokteran. katanya ad yg lewt program minat dan bakat. itu gimana. thanks..
ass.. biaya dan persyaratan nya mohon infonya ya..
masuk aja di link untan
ada brp jalur untuk masuk FK Untan ?
kalau ikatan dinasnya tahun 2011 msh ada gak ?